Mengenal Business Model Canvas (BMC) dengan Cara Simpel: HOW, WHAT, WHO, dan MONEY
Di era sekarang, belajar tentang bisnis nggak harus nunggu kuliah atau kerja dulu. Bahkan di bangku SMA pun, kamu sudah bisa mulai memahami gimana cara kerja sebuah usaha, apalagi kamu yang duduk di bangku SMA ada pelajaran Ekonomi dan Prakarya dan Kewirausahaan. Nah, salah satu alat yang sering dipakai untuk merancang dan memahami bisnis adalah Business Model Canvas (BMC). Materi BMC ini sendiri di pelajaran PKWU yang saya ampu akan kalian dapatkan di kelas XII dan itu ada di buku yang kalian miliki.
![]() |
| Photo by Slidebean on Unsplash |
Kira-kira format BMC lengkap itu seperti ini,
Apa Itu Business Model Canvas?
HOW – Bagaimana Bisnismu Berjalan?
Bagian HOW ini menjawab pertanyaan:“Bagaimana caranya bisnismu bisa berjalan dan memberikan nilai ke pelanggan?”Di dalam versi lengkap BMC, bagian HOW ini mencakup:
- Key Activities (Aktivitas Utama): Apa saja kegiatan penting yang harus dilakukan agar bisnis bisa berjalan? Misalnya, kalau kamu punya bisnis minuman boba, aktivitas utamanya bisa jadi: membuat minuman, promosi di media sosial, dan melayani pelanggan.
- Key Partners (Mitra Utama): Siapa saja yang membantu bisnismu? Bisa jadi supplier bahan baku, jasa pengiriman, atau bahkan influencer yang bantu promosi.
- Key Resources (Sumber Daya Utama): Apa saja yang kamu butuhkan? Misalnya: alat pembuat minuman, resep rahasia, tim kerja, dan tempat usaha.
WHAT – Apa yang Kamu Tawarkan?
Bagian WHAT menjawab pertanyaan:“Apa sih yang kamu tawarkan ke pelanggan? Kenapa mereka harus memilih kamu?”
Value Proposition (Proposisi Nilai
- Kalau kamu jualan boba, nilai yang kamu tawarkan bisa jadi: rasa unik, harga terjangkau, atau kemasan lucu yang instagramable.
- Kalau kamu punya jasa fotografi nilai kamu bisa jadi: fotografer berpengalaman, waktu fleksibel, dan harga bersahabat.
WHO – Siapa Pelangganmu dan Bagaimana Kamu Menjangkau Mereka?
“Siapa pelangganmu?”“Bagaimana kamu menjangkau dan berhubungan dengan mereka?”
- Customer Segments (Segmen Pelanggan): Siapa target pasarmu? Anak muda? Ibu rumah tangga? Pelajar? Pengusaha?
- Customer Relationships (Hubungan Pelanggan): Gimana cara kamu menjaga hubungan dengan pelanggan? Apakah kamu ramah? Kasih diskon? Bikin program loyalitas?
- Channels (Saluran): Lewat mana kamu menjual produkmu? Toko fisik? Online shop? Instagram? WhatsApp?
MONEY – Uang Masuk dan Keluar
“Dari mana bisnismu dapat uang?”“Apa saja biaya yang harus kamu keluarkan?”
- Revenue Streams (Aliran Pendapatan): Dari mana uang masuk? Penjualan produk? Jasa? Iklan?
- Cost Structure (Struktur Biaya): Apa saja pengeluaranmu? Bahan baku, gaji, listrik, sewa tempat, dan lain-lain.
Kenapa Disederhanakan Jadi HOW, WHAT, WHO, dan MONEY?
Jawabannya adalah: untuk menyederhanakan pemahaman.
- Lebih cepat memahami inti dari sebuah bisnis.
- Lebih mudah menjelaskan ide bisnis ke orang lain.
- Lebih fokus saat membuat rencana usaha.
Contoh Penerapan: Bisnis Minuman Boba
- Mitra: Supplier bahan baku, jasa pengiriman.
- Aktivitas: Membuat minuman, promosi, melayani pelanggan.
- Nilai: Rasa unik, harga terjangkau, kemasan lucu.
- Pelanggan: Remaja dan mahasiswa.
- Hubungan: Ramah, fast response, diskon loyalitas.
- Saluran: Instagram, TikTok, GoFood.
- Pendapatan: Penjualan minuman.
- Biaya: Bahan baku, sewa tempat, gaji karyawan, listrik.
- Dengan cara ini, kamu bisa menyusun ide bisnis dengan cepat dan jelas!
Kesimpulan
HOW = Bagaimana bisnis berjalan.WHAT = Apa yang ditawarkan.WHO = Siapa pelanggan dan bagaimana menjangkaunya.MONEY = Uang masuk dan keluar.
Kalau kamu bisa menjawab keempat pertanyaan ini, berarti kamu sudah punya kerangka bisnis yang kuat! Ok, itu dulu tulisan kali ini, semoga sedikit penjelasan di atas bisa membantu kamu dalam merancang BMC bisnis kamu atau minimal bisa mengerjakan tugas PKWU yang saya berikan.


.jpeg)
